Moren’s By Nenny Handmade Collection, Dari Nenny Craft Lestarikan Tas Rajut Cantik Nan Unik di Kemang Bogor

oleh -52 Dilihat
Tas Rajut Produk Moren's By NHC (dok : Moren's)
banner 468x60

HayuKaBogor.com – Martini adalah pendiri Moren’s By Nenny Handmade Collection. Moren’s adalah jenis usaha mikro kecil di Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Brand ini masuk dalam bidang ekonomi kreatif subsektor Kriya / fashion yang memproduksi berbagai jenis kerajinan tangan berbahan dasar benang nilon kilap .

Martini pemilik usaha Moren’s menceritakan, usahanya berdiri sejak tahun 2016 yang lalu. Saat itu usahanya hanya sekedar usaha sampingan untuk mengisi sisa waktu selepas bekerja. Martini waktu itu masih bekerja sebagai Karyawan Salon ternama di Jakarta Selatan.

“Pada awalnya saya hanya ngisi waktu luang, waktu senggang atau waktu kosong di kerjaan, usaha sampingan di saat lepas kerja,” kata dia, kepada HayuKaBogor.com, Sabtu 16 Desember 2023.

Baca Juga : Tingkatkan Kemampuan Pelaku Usaha Ekonomi Kreatif, Disbudpar Kabupaten Bogor Gelar Pelatihan

Tas rajut yang dibuat Moren’s ternyata banyak peminat. Pesanan awalnya berdatangan dari tamu-tamu pelanggan salon kecantikan tempat Martini bekerja. Selain itu, Permintaan juga datang dari teman-teman dekatnya.

“Dan pada tahun yang sama saya mulai ikut kegiatan-kegiatan di luar kerja. Dan akhirnya saya masuk ke IWAPI ( Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia ) pada waktu itu,” kata dia.

Martini yang karib disapa Nenny pendiri bran Moren’s di Kemang, Bogor. Produk unggulannya tas rajut (dok : Moren’s)

Setelah masuk organiasi IWAPI tas rajut Moren’s mulai dilirik Ketua DPC Iwapi Kabupaten Bogor, Ine Roswianita. IWAPI mempromosikan tas rajut buatan Moren’s untuk seragam pengurus DPC IWAPI Kabupaten Bogor.

“Alhamdulillah mulai dari situ tas rajut Moren’s mulai ikut berbagai event, Pameran dan Bazar yang di adakan oleh IWAPI,” kata dia.

Baca Juga : Oting Supriatna Pendiri Sharaga Art, Ubah Limbah PVC Jadi Produk Bernilai Tinggi

Produk tas rajut Moren’s makin dikenal dan banjir pesanan. Morem’s berkembang pesat. Bahkan, tas rajut Moren’s pernah dipamerkan di Korea oleh DPC IWAPI Kabupaten Bogor yang diketuai Ine Roswianita.

Martini mengajui, melalui IWAPI lah tas rajut Moren’s masuk 10 UMKM terbaik dan terpilih masuk Gallery Ade Yasin tahun 2020.
Sejak itu Moren’s By NHC mulai berkembang dan mulai membuat inovasi-inovasi baru seperti membuat tas rajut pesta, tas rajut serempang, tas hand phone, dompet, tempat tissu kotak, tempat tissu lipat, tempat botol minum, dan berbagai produk lainnya.

 

Ambil Berkah Nama Anak

Martini mengatakan, motivasi awal membangun suaha selain memiliki skill yang ada pada dirinya juga untuk memperkembangkan bakat yang ada. Dia berharap bisa menghasilkan produk yang sudah tenggelam akan timbul kembali menjadi produk yang berkwalitas dan unik.

“Awalnya memang sulit akan tetapi karena hobby lebih kuat yang akhirnya menjadi produk yang berkuwalitas bagus dan banyak diminati. Dan juga bisa menghasilkan uang sendiri tanpa harus keluar rumah dan juga bisa membantu perekonomian dalam rumah tangga,” kata dia.

Baca Juga : Aban Sudrajat, Sagala Tina Awi, Ekonomi Kreatif dan Pelestarian Budaya

Martini menambahkan, sebelum menggeluti kerajianan tangan ini, dirinya bekerja sebagai karyawan Rudy Hadisuwarno. Dia bekerja di Salon tersebut kurang lebih 19 tahun.

Pada masa pandemi Covid-19, Jakarta Selatan masuk kategori zona merah yang berkepanjangan mengakibatkan dirinya harus keluar dari pekerjaan. Martini juga ingin memperbanyak waktu berkumpul bersama keluarga untuk membesarkan anak-anaknya.

Dari situlah Moren’s terus berusaha untuk melanjutkan usaha yang tadinya hanya usaha sampingan menjadi usaha pokok.

“Dan Brend Moren’s saya ambil dari nama anak saya Mores & Moren menjadi hak merek Moren’s. Sejak itu lah saya selalu berusaha dan berusaha untuk terus maju dan berkarya, terus ikut pameran dan juga bazar di berbai tempat,” katanya lagi.

Beberapa capaian yang berhasil diraih Moren’s By NHC antara lain, masuk 10 UMKM terpilih di Gallery Ade Yasin tahun 2020, tas rajut Moren’s By NHC masuk 3 produk unggulan Provinsi Jawa Barat tahun 2021, tas rajut Moren’s By NHC masuk Jabar Juara tahun 2021, tas rajut Moren’s By NHC juga mendapatkan penghargaan sebagai UMKM berprestasi dari Pemerintah Kecamatan Kemang.

Bukan sekedar usaha, Moren’s By NHC mulai buka kelas merajut di rumah dan juga di luar rumah.
Martini juga menggelar workshop. Belum lama ini, Dia menjadi pengisi acara Pemberdayaan Perempuan di Desa Jampang Kecamatan Gunung Sindur yang digelar oleh Ketua PKK Desa Jampang, Sri Ratnasari.

Moren’s By NHC terus berusaha untuk mempromisikan tas rajut yang hampir punah ini dengan semangat yang tinggi dan tekun, agar bisa mendapakan peluang yang baik dan juga pemasaran yang lebih meluas ke manca negara. Dengan demikian Moren’s By NHC bisa membuka lapangan kerja dan pembinaan Sumber Daya Manusia (SDM) yang tangguh dan terampil.

“Ibu rumah tangga pun bisa membuat rajutan dari rumah tanpa meninggalkan rumah dan tidak harus meninggalkan tanggung jawab sebagai ibu rumah tangga. Selain itu juga bisa membantu perekonomian rumah tangga itu sendiri,” cetus Martini.

Apa itu Moren’s By Nenny Handmade Collection dari Nenny Craft.
Penasaran??

Yuukkk Kita jumpai di Gallery Rumah Rajut Nenny Craft
Jln. Candraloka Blok BB5 No. 34 Rt. 001 Rw.010 Telaga Kahuripan Kel. Tegal Kec. Kemang Kab. Bogor

Akun Media Sosial:
IG : Moren’s_ nennyhandmadecollection
IG : nennyiwapijabar
FB : TAS RAJUT NENNY CRAFT
Wab : Tas rajut cantik kemang bogor
Tiktok : Tas rajut nenny craft.

banner 336x280

Response (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *