Rubo Maskot Kota Bogor yang Gairahkan UMKM

oleh
Wali Kota Bogor Bima Arya saat memperkenalkan Rubo sebagai maskot Kota Bogor (humas)

Kedepan RuBo menjadi brand ambassador Kota Bogor dan juga penyemangat dalam kegiatan pemerintah dan masyarakat Kota Bogor, termasuk saat Kota Bogor menjadi tuan rumah gelaran Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat tahun 2026.

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

Saat ini UMKM sudah memproduksi barang-barang bertemakan Maskot Rubo dengan ciri khas berwarna biru dan hijau tersebut. “Ini udah mulai banyak produksi-produksi si RuBo, nah ini ada kantong untuk belanja si RuBo, pajangan si RuBo, tempat minum, kemudian gantungan,” kata Bima Arya.

Kemudian, yang menarik adalah kue RuBo. Dalam instagram milik Bima Arya, ia juga sempat mencicipi makanan unik tersebut. “Jadi warga Bogor silahkan berkreasi, untuk UMKM Kota Bogor manfaatkan, silahkan boleh DM saya, boleh japri, enaknya si RiBo dibuat apa lagi, ada roti si RuBo barangkali,” ucap dia.

Sementara itu, Ketua Dekranasda Kota Bogor, Yane Ardian mengatakan, agar tertib dalam produksi RuBo, maka ada persyaratan UMKM Marchandise Rubo yang harus dipenuhi, pertama UMKM Kota Bogor yang hanya memiliki KTP Bogor, anggota desranasda Kota Bogor, memiliki nomor induk berusaha.

“Pengelola galeri 100% Bogor Pisan melakukan kurasi sebenarnya lebih pada spesifik dan warna saja. Aspek lainnya silahkan berkreasi bebas,” imbuh dia.

Baca Juga : Aban Sudrajat, Sagala Tina Awi, Ekonomi Kreatif dan Pelestarian Budaya

Meski belum genap satu bulan, hingga saat ini sudah ada 13 jenis produk, dan sudah 24 pelaku usaha yang mengajukan hasil karya bertemakan Maskot RuBo.

Adapun, produk RuBo yang bisa ditemui saat ini mulai dari pakaian baik kemeja, hoddie, kaos; gantungan kunci; bando; tumbler; mug; payung; tote bag, bantal, boneka. Kemudian, keramik; snack/kue, pemasok; kalung; topi; dan terakhir kertas kado.

“Harapannya dengan adanya Rubo, pelaku ekonomi kreatif di Bogor menyambut baik,” tukas dia.

Setiap anggota tubuh RuBo memiliki makna yang terkandung di dalamnya. Tanduk RuBo menyimbolkan kujang yang menjadi senjata khas Kota Bogor.

Wajahnya RuBo yang periang menggambarkan sifat warga Kota Bogor yang someah atau ramah. Simbol hati berwarna hijau di dahi RuBo menjadi identitas unik hewan rusa totol dan juga melambangkan cinta.

Sementara 9 torol putih di badan RuBo menjadi simbol filosodi Tepas Lawang Salapan Dasakerta.
RuBo memiliki warna biru dan hijau lantaran kedua warna tersebut dianggap sebagai warna yang paling menggambarkan Kota Bogor berdasarkan hasil survey Pemkot sebelum sayembara.(*)