Hayukabogor.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor terus memasifkan edukasi dan pembudayaan antikorupsi kepada masyarakat melalui Roadshow Antikorupsi yang menyasar wilayah selatan Kabupaten Bogor. Kegiatan yang berlangsung di Kecamatan Cisarua, Selasa (20/10/2026).
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!Ini juga menjadi kegiatan roadshow yang ke 8 yang sebelumnya dilaksanakan di Sukaraja, Cibinong, Cariu, Cileungsi, Sukamakmur, Caringin dan hari ini Cisarua, serta menjadi upaya memperkuat integritas, meningkatkan kesadaran hukum, serta mendorong tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel.
Inspektur Pembantu (Irban) V Inspektorat Kabupaten Bogor, Temsy Nurdin, menyampaikan bahwa pendidikan dan pencegahan merupakan langkah penting dalam membangun budaya antikorupsi.
Menurutnya, upaya pemberantasan korupsi tidak cukup hanya melalui penindakan, tetapi harus disertai edukasi dan penguatan sistem pengawasan agar potensi penyimpangan dapat dicegah sejak dini.
Ia menjelaskan, kecamatan memiliki posisi strategis sebagai penghubung antara pemerintah daerah dan masyarakat.
Karena itu, aparatur kecamatan hingga pemerintah desa diharapkan menjadi teladan dalam menerapkan nilai-nilai integritas, baik dalam penyelenggaraan pemerintahan maupun pelayanan publik.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin memberikan pemahaman bukan hanya mengenai hal-hal yang dilarang, tetapi juga apa yang harus dilakukan agar penyimpangan tidak terjadi, baik di tingkat kecamatan maupun desa,” ujarnya.
Temsy menambahkan, penguatan sistem pengawasan perlu berjalan beriringan dengan peningkatan pemahaman aparatur dan masyarakat.
Dengan demikian, pencegahan korupsi dapat dilakukan secara sistematis melalui kepatuhan terhadap aturan, keterbukaan, serta tanggung jawab dalam pengelolaan pemerintahan dan keuangan.
Sementara itu, Camat Cisarua, Heri Risnandar, menyambut baik pelaksanaan Roadshow Antikorupsi sebagai sarana edukasi untuk memperluas pemahaman tentang integritas sejak dini.
Ia juga mendukung pengembangan Master Cilik Antikorupsi di setiap sekolah sebagai upaya menanamkan nilai kejujuran, kedisiplinan, dan tanggung jawab kepada para siswa.
“Melalui roadshow ini, ia berharap budaya antikorupsi semakin mengakar, tidak hanya di lingkungan pemerintahan, tetapi juga di sekolah dan masyarakat,” terangnya.
Sinergi antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, satuan pendidikan, serta masyarakat menjadi kunci untuk mewujudkan Kabupaten Bogor yang berintegritas, transparan, dan bebas dari praktik korupsi. (Tim Komunikasi Publik/Diskominfo Kabupaten Bogor)







