Hayukabogor.com – Puncak Peringatan Hari Pangan Sedunia (HPS) tingkat Kabupaten Bogor tahun 2026 memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Kegiatan menghadirkan Gerakan Pangan Murah (GPM), warga dapat memperoleh berbagai kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau dibandingkan harga di pasaran.
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!Melalui peringatan Hari Pangan Sedunia, Pemerintah Kabupaten Bogor terus memperkuat upaya menjaga ketahanan pangan sekaligus menghadirkan program-program yang manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat.
Salah satu warga yang merasakan manfaat tersebut adalah Narsih Kurniawati dan Hasan Basri, yang mengaku senang dapat memanfaatkan kegiatan tersebut untuk membeli sejumlah kebutuhan rumah tangga, mulai dari beras, telur, minyak goreng, hingga gula.
Menurut Narsih, harga sejumlah komoditas pangan yang ditawarkan dalam kegiatan tersebut relatif lebih murah dibandingkan harga di pasar. Telur yang biasanya dibeli dengan harga sekitar Rp25.000 dapat diperoleh seharga Rp21.000. Sementara minyak goreng yang di pasaran berkisar Rp20.000 hingga Rp21.000, di lokasi kegiatan dijual Rp17.000. Begitu pula dengan gula, yang biasanya dijual sekitar Rp17.500, dalam kegiatan tersebut dapat dibeli dengan harga Rp14.000.
“Alhamdulillah, harganya lebih murah dibandingkan di pasar. Tadi saya mendapatkan beras, telur, minyak goreng, dan gula. Untuk mendapatkannya, kami mengantri terlebih dahulu mengambil nomor antrian, kemudian membayar dan menerima barang,” ujar Narsih.
Selain memperoleh kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau, Narsih juga mengapresiasi pembagian bibit pohon secara gratis kepada masyarakat. Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan manfaat tambahan bagi warga yang hadir.
Ia berharap kegiatan pangan murah dapat terus dilaksanakan agar masyarakat semakin mudah mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Selain itu, ia juga berharap lapangan pekerjaan semakin terbuka dan para petani semakin bersemangat dalam menjalankan usaha pertanian.
“Harapannya, harga kebutuhan pokok bisa lebih murah, mencari pekerjaan semakin mudah, dan para petani juga semakin semangat bertani,” ungkapnya.(TIM KOMUNIKASI PUBLIK / DISKOMINFO KABUPATEN BOGOR)







