Rudy Susmanto Hadiri Peluncuran 1.061 Koperasi Merah Putih oleh Presiden Prabowo Subianto

oleh

Hayukabogor.com — Bupati Bogor Rudy Susmanto menghadiri secara virtual peresmian operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) se-Indonesia oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, Sabtu (16/5).

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

 

Bupati Rudy mengikuti kegiatan tersebut bersama Danrem 061 Suryakancana, Ketua DPRD, Dandim 0621 Kabupaten Bogor, Kapolres Bogor, dan jajaran Forkopimda lainnya. Bupati didampingi Sekretaris Daerah dan jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor di Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) Pakansari, Kecamatan Cibinong, yang juga diresmikan langsung oleh Presiden secara virtual.

 

Peluncuran KDKMP menjadi bagian dari langkah strategis pemerintah dalam memperkuat ekonomi kerakyatan dan meningkatkan kemandirian desa serta kelurahan di seluruh Indonesia.

 

Pemerintah Kabupaten Bogor sendiri terus mempercepat realisasi program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sebagai bentuk dukungan terhadap program Asta Cita Presiden Republik Indonesia. Dari target 189 titik KDKMP di Kabupaten Bogor, sebanyak 134 titik telah berjalan dan sekitar 25 titik lainnya siap operasional. Sementara sisanya masih menghadapi sejumlah kendala, terutama terkait lahan dan administrasi yang terus diselesaikan secara bertahap.

 

Untuk mempercepat realisasi program tersebut, Pemkab Bogor membentuk satuan tugas (Satgas) percepatan KDKMP. Bahkan, Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Bogor diminta berkantor langsung di Satgas agar proses evaluasi dan penyelesaian kendala dapat dilakukan setiap hari.

 

Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa Koperasi Merah Putih akan menjadi fondasi penguatan ekonomi desa sekaligus mendukung pembangunan sektor perikanan, hilirisasi, dan industrialisasi nasional.

 

Menurutnya, koperasi akan dilengkapi berbagai layanan strategis mulai dari layanan keuangan, distribusi logistik, penyaluran subsidi, hingga sarana pengangkutan hasil pertanian.

 

“Koperasi punya truk sendiri dan pikap sendiri, sehingga petani tidak bergantung kepada pihak lain,” ujar Prabowo.

 

Presiden juga menyoroti persoalan utama yang selama ini dihadapi petani, yakni pupuk, modal usaha, dan akses pasar pascapanen. Kehadiran KDKMP diharapkan mampu menjadi solusi konkret atas persoalan tersebut.

 

Selain menjadi pusat distribusi hasil pertanian, KDKMP juga akan menjalankan berbagai layanan kebutuhan masyarakat seperti penyedia sembako, penyalur gas dan pupuk subsidi, layanan logistik bersama Pos Indonesia, hingga penyaluran bantuan pemerintah.

 

Prabowo menilai koperasi harus menjadi kekuatan ekonomi bersama yang memperkuat konsep Indonesia Incorporated atau pembangunan ekonomi berbasis asas kekeluargaan.

 

“Ekonomi kita dibangun atas dasar kekeluargaan. Yang kuat membantu yang lemah, yang kaya membantu yang miskin,” kata Prabowo.

 

Ke depan, koperasi tersebut juga direncanakan memiliki layanan apotek dan penyediaan obat murah bagi masyarakat desa.

 

Sementara itu, Bupati Bogor Rudy Susmanto menyampaikan bahwa peluncuran lebih dari seribu koperasi secara serentak menjadi tonggak sejarah penting dalam memperkuat ekonomi masyarakat Indonesia.

 

“Suatu kehormatan mengikuti secara virtual launching operasional KDKMP bersama Presiden RI, Bapak Prabowo Subianto,” ujar Rudy.

 

Menurutnya, inisiasi besar dari bapak Presiden menjadi tonggak sejarah penting dengan diluncurkannya lebih dari seribu koperasi secara serentak, sebagai langkah nyata memperkuat ekonomi kerakyatan dan mendorong kemandirian masyarakat Indonesia.(TIM KOMUNIKASI PUBLIK / DISKOMINFO KABUPATEN BOGOR)