Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!
HayuKaBogor.com – Proyek pembangunan Tol Bogor-Serpong (Boser) segera dimulai dan menjadi angin segar bagi sektor pariwisata Kabupaten Bogor. Jalur tol sepanjang 32 kilometer ini akan menghubungkan Bogor, Depok, dan Serpong, membuka alternatif akses menuju kawasan wisata Puncak tanpa harus melalui Tol Jagorawi yang kerap padat.
Tol Boser dirancang melintasi sejumlah wilayah, salah satunya Desa Mekarsari, Kecamatan Rumpin. Kepala Desa Mekarsari, Hendrik, menyambut positif pembangunan ini dan menilai proyek strategis tersebut akan berdampak besar terhadap kemajuan ekonomi dan pariwisata lokal.
“Kalau nanti sudah bisa langsung dari Serpong ke Bogor lewat Rumpin, wisatawan dari Tangerang Selatan atau Jakarta Selatan bisa lebih cepat ke Puncak. Ini tentu akan menghidupkan ekonomi warga,” ujarnya, Sabtu 17 Mei 2025.
Namun demikian, ia mengingatkan agar pembangunan tidak mengorbankan akses publik. Di desanya, sekitar 10 rumah warga dan sejumlah jalan lingkungan terdampak trase tol. “Kami minta akses jalan yang terputus bisa difasilitasi kembali. Masyarakat juga harus mendapat solusi layak jika tempat tinggalnya terkena dampak,” katanya.
Dari pihak pelaksana proyek, Staf Departemen Pengembangan Bisnis PT Adhi Karya, Hanan Fitroni, memastikan bahwa pembangunan akan dilakukan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
“Proses AMDAL sedang berjalan. Pembebasan lahan akan dilaksanakan sesuai peraturan perundang-undangan,” ujarnya.
Menurutnya, kebutuhan lahan mencapai 260 hektare, dan penetapan lokasi oleh Gubernur ditargetkan pada 2025. “Kalau semua lancar, fisik pembebasan lahan dimulai pada 2026,” tambahnya.
Dengan hadirnya Tol Boser, wisatawan menuju Puncak punya jalur baru yang lebih cepat. Rumpin dan wilayah sekitarnya pun berpeluang menjadi destinasi wisata baru dengan akses yang lebih mudah dan waktu tempuh yang lebih singkat.







